Skip to content

Peresmian program Tandem ID x DE di Jerman

Pada hari Sabtu, 28 Mei 2022 pada pukul 09:00-11:00 CEST, telah diselenggarakan pembukaan dan peresmian program Tandem ID x DE secara daring oleh Kepala Pusat Penguatan dan Pemberdayaan Bahasa – Kemdikbud Ristek, Dr. Iwa Lukmana, M.A. dan Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Berlin, Prof. Dr. Adi Marwan. Acara ini merupakan hasil Kerjasama antara PPI Jerman, dan Atdikbud KBRI Berlin dengan mendapatkan dukungan penuh dari Kemdikbud Ristek, KBRI Berlin, KJRI Frankfurt dan RBI Berlin. Tandem ID x DE yang di inisiasi oleh PPI Jerman pada tahun ini merupakan implementasi dari diplomasi Bahasa Program BIPA yang dicanangkan oleh Kemdikbud Ristek RI. Program BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing) adalah program pembelajaran keterampilan berbahasa Indonesia: berbicara; menulis; membaca; dan mendengarkan, bagi penutur asing (https://bipa.kemdikbud.go.id).

Pembukaan Tandem ID x DE oleh Reza
Pembukaan acara Tandem ID x DE serta sambutan dari Reza Khasbullah selaku ketua PPI Jerman 2022

Pada awal pembukaan acara, dalam sambutannya, Reza Khasbullah sebagai Ketua PPI Jerman 2022 menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada pengurus PPI Jerman, khususnya Departemen Seni dan Budaya. Reza menjelaskan pentingnya memahami ‘’bahasa’’ sebagai kunci dari budaya, yaitu sebagai langkah awal memahami budaya suatu masyarakat dan bangsa. Ia menambahkan, bahwa Bahasa Indonesia saat ini memiliki popularitas ke-9 besar dunia setelah bahasa Rusia, berdasarkan jumlah penggunanya. Dari popularitas ini dapat dianalisa beragam potensi pengembangan dan kerjasama konstruktif bagi pembangunan di Indonesia. Melalui penggunaan dan penguasaan bahasa, baik Indonesia dan Jerman nantinya diharapkan pembelajar bahasa dapat berkontribusi positif terhadap hubungan diplomasi kedua negara. Meskipun masing-masing individu tentu saja memiliki alasannya tersendiri mempelajari Bahasa asing. Pada kesempatan perayaan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Jerman, PPI Jerman berharap acara ini dapat bermanfaat bagi semua peserta baik WNI pembelajar Bahasa Jerman dan juga WNA pembelajar Bahasa Indonesia.

Sambutan Bapak Dr. Iwa Lukmana, M.A. selaku kepala Pusat Penguatan dan Pemberdayaan Bahasa

Kepala Pusat Penguatan dan Pemberdayaan Bahasa, Dr. Iwa Lukmana, M.A. dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan Tandem ID x DE ini sebagai wujud kontribusi aktif pelajar Indonesia terhadap diplomasi Bahasa Indonesia di Jerman. Lebih lanjut, beliau memberikan gambaran bahwa Bahasa Indonesia sangat berpotensi berkembang sebagai Bahasa internasional. Melalui strategi pembelajaran Bahasa asing dalam Tandem dengan situasi formal di dalam kelas yang simulatif dan aktif, sangat efektif bagi pembelajaran bahasa. Pada akhir sambutannya, beliau berharap semoga pembelajaran bahasa dalam kegiatan tandem ini bisa bermanfaat untuk sekarang dan di masa datang baik secara individu maupun profesional.

Sambutan Prof. Dr. Ardi Marwan selaku Attaché Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Berlin

Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Atdikbud KBRI Berlin, Prof. Dr. Adi Marwan. Beliau sangat mengapresiasi inisiatif dan usaha dari PPI Jerman dalam turut serta mempromosikan Bahasa Indonesia di luar negeri. Beliau memberikan penjelasan bahwasannya peminat BIPA di Jerman sangat potensial, karena sudah tersebar di 14 Universitas dan lembaga swasta lainnya. Prof. Ardi menambahkan bahwa APPBIPA di Jerman juga merupakan salah satu organisasi terbesar di dunia dengan jumlah anggota yang banyak dan ragam kegiatan yang menarik. APPBIPA merupakan Afiliasi Pengajar dan Pegiat Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing, yaitu organisasi profesi yang beranggotakan pengajar BIPA dan pegiat BIPA. Beliau melaporkan bahwa Atase Pendidikan dan KBRI Berlin telah turut berupaya mensukseskan diplomasi bahasa ini dengan melibatkan banyak pihak, tidak hanya dengan organisasi APPBIPA namun juga dengan melibatkan organisasi pelajar dan masyarakat umum lainnya. Besar harapan beliau untuk kegiatan di masa yang akan datang agar Badan Bahasa dapat juga turut melibatkan secara langsung komponen organisasi pelajar di Jerman untuk mempromosikan bahasa Indonesia.

Boy Tri Rizky sebagai ketua pelaksana program dan moderator kelas Tandem menyampaikan bahwa antusiasme calon peserta pada program Tandem ID x DE di tahun 2022 sangat tinggi dengan jumlah pendaftar lebih dari 100 orang untuk WNI pembelajar bahasa Jerman, baik berasal dari wilayah Jerman maupun dari Indonesia. Sedangkan untuk pendaftar WNA pembelajar bahasa Indonesia jumlahnya memenuhi kuota yang telah disediakan. Pada kesempatan kali ini terdapat pembatasan jumlah peserta didik dengan perbandingan jumlah yaitu 12 orang untuk WNI pembelajar bahasa Jerman dan 12 orang untuk WNA pembelajar bahasa Indonesia, dengan total 24 orang. Hal tersebut dilakukan untuk memberikan efektifitas dalam pengajaran. Program Tandem ID x DE di periode ini akan diselenggarakan dari tanggal 28 Mei 2022-29 Juli 2022.

Boy merupakan pelajar pascasarjana Indonesia pada jurusan Intercultural German Studies di Georg-August-Universität Göttingen, selain itu ia juga merupakan pengajar bahasa Jerman dan BIPA tersertifikasi dengan pengalaman mengajar pembelajar bahasa asing di banyak kesempatan.

Harapan kami sebagai pengurus PPI Jerman dan pelaksana program adalah semoga kegiatan ini dapat menjadi sumbangsih positif bagi diplomasi kebahasaan Bahasa Indonesia dan lebih mendekatkan hubungan diplomatik Indonesia dan Jerman di masa sekarang dan yang akan datang. Kami akan berupaya agar program ini dapat diteruskan di masa yang akan datang sehingga dapat memberikan sumbangsih lebih banyak bagi diplomasi Bahasa Indonesia di dunia Internasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published.